<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>EDELWEIS RINJANI</title>
	<atom:link href="http://indrajabrix.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indrajabrix.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Jul 2011 11:12:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='indrajabrix.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>EDELWEIS RINJANI</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://indrajabrix.wordpress.com/osd.xml" title="EDELWEIS RINJANI" />
	<atom:link rel='hub' href='http://indrajabrix.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Musium Satria Mandala di Hari Minggu</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2011/07/18/musium-satria-mandala-di-hari-minggu/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2011/07/18/musium-satria-mandala-di-hari-minggu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 11:12:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata menarik banget lho berkujung ke Musium TNI.Kita dapat menyaksikan berbagai diorama, Photo, sampai dengan senjata tempur yang asli pernah digunakan dalam kisah-kisah bersejarah.Bagus banget buat cerita ke anak-anak tentang proses perjuangan Bangsa Indonesia di masa lalu. Musium yang terletak di jalan Gatot Subroto Jakarta ini memang sepi pengunjung. Hanya ada 3 mobil dan beberapa &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2011/07/18/musium-satria-mandala-di-hari-minggu/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=215&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata menarik banget lho berkujung ke Musium TNI<strong>.</strong>Kita dapat menyaksikan berbagai diorama, Photo, sampai dengan senjata tempur yang asli pernah digunakan dalam kisah-kisah bersejarah.Bagus banget buat cerita ke anak-anak tentang proses perjuangan Bangsa Indonesia di masa lalu.</p>
<p>Musium yang terletak di jalan Gatot Subroto Jakarta ini memang sepi pengunjung. Hanya ada 3 mobil dan beberapa sepeda motor parkir, ketika Kami berkunjung minggu lalu. Tiket masuk yang hanya 2500 (dewasa) dan 1500 (anak-anak) tidak membuat musium ini mejadi tempat berkujung favorit. Saya, <em>iseng aja</em>,  mampir. setiap hari lewat, tapi kok nggak perah mampir. Itu alasannya.Terakhir Saya berkunjung mungkin 20 atau 25 tahun yang lalu. Hampir tidak ada lagi yang teringat.<span id="more-215"></span></p>
<p>Untungnya Saya datang tidak terlambat. Saya masuk pintu musiun beberapa menit sebelum musiun tutup (Musium tutup Pk.14.30 WIB). Hmmm duuhh sayang ya&#8230;padahal masih siang banget tuh. Selain punya koleksi yang cukup kaya, musium satria mandala merupakan Wisma yang cukup luas, punya lahan parkir dan taman yang luas, serta kolam halaman belakang yang cukup luas.</p>
<p><strong>Museum Satria Mandala</strong> adalah museum sejarah perjuangan <a title="Tentara Nasional Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tentara_Nasional_Indonesia">Tentara Nasional Indonesia</a> yang terletak di Jalan Gatot Subroto, <a title="Jakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta">Jakarta</a>. Museum yang diresmikan pada tahun <a title="1972" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1972">1972</a> oleh mantan Presiden Indonesia, <a title="Soeharto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto">Soeharto</a> ini awalnya adalah rumah dari salah satu istri mantan Presiden Indonesia, <a title="Soekarno" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno">Soekarno</a>, yaitu istrinya yang bernama <a title="Ratna Sari Dewi Soekarno" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ratna_Sari_Dewi_Soekarno">Ratna Sari Dewi Soekarno</a>. Dalam <a title="Museum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Museum">museum</a> ini dapat ditemui berbagai <a title="Koleksi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koleksi">koleksi</a> peralatan <a title="Perang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang">perang</a> di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>, dari masa lampau sampai modern seperti koleksi <a title="Ranjau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ranjau">ranjau</a>, <a title="Rudal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rudal">rudal</a>, <a title="Torpedo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Torpedo">torpedo</a>, <a title="Tank" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tank">tank</a>, <a title="Meriam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meriam">meriam</a> bahkan <a title="Helikopter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Helikopter">helikopter</a> dan <a title="Pesawat terbang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pesawat_terbang">pesawat terbang</a> (satu diantaranya adalah pesawat <em><a title="Cureng (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cureng&amp;action=edit&amp;redlink=1">Cureng</a></em> yang pernah diterbangkan oleh Marsekal Udara <a title="Agustinus Adi Sucipto (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Agustinus_Adi_Sucipto&amp;action=edit&amp;redlink=1">Agustinus Adi Sucipto</a>).</p>
<p>Selain itu museum ini juga menyimpan berbagai berbagai benda bersejarah yang berkaitan dengan TNI seperti aneka <a title="Senjata" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Senjata">senjata</a> berat maupun ringan, <a title="Atribut (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Atribut&amp;action=edit&amp;redlink=1">atribut</a> ketentaraan, <a title="Panji" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panji">panji</a>-panji dan lambang-lambang di lingkungan TNI. Selain itu di museum ini dipamerkan juga <a title="Tandu (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tandu&amp;action=edit&amp;redlink=1">tandu</a> yang dipergunakan untuk mengusung Panglima Besar Jenderal <a title="Soedirman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soedirman">Soedirman</a> saat beliau bergerilya dalam keadaan sakit melawan pendudukan kembali <a title="Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda">Belanda</a> pada era 1940-an.</p>
<p>Masih dalam kompleks Museum TNI Satriamandala ini terdapat juga Museum Waspada Purbawisesa yang menampilkan <a title="Diorama" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diorama">diorama</a> ketika TNI bersama-sama dengan rakyat menumpas gerombolan separatis <a title="DI/TII" href="http://id.wikipedia.org/wiki/DI/TII">DI/TII</a> di <a title="Jawa Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat">Jawa Barat</a>, <a title="Jawa Tengah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a>, <a title="Aceh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh">Aceh</a>, <a title="Kalimantan Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Selatan">Kalimantan Selatan</a> dan <a title="Sulawesi Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Selatan">Sulawesi Selatan</a> pada ear tahun 1960-an. Fasilitas lainnya yang ada di Museum TNI Satriamandala ini antara lain adalah Taman Bacaan Anak, Kios Cinderamata, Kantin serta Gedung Serbaguna yang berkapasitas 600 kursi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=215&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2011/07/18/musium-satria-mandala-di-hari-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jogjakarta, di sela 1000 hari Mbah Djoyo (Tulisan 2)</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/jogjakarta-di-sela-1000-hari-mbah-djoyo-tulisan-2/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/jogjakarta-di-sela-1000-hari-mbah-djoyo-tulisan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 06:30:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pagi ini indah banget. Sinar matahari seperti menusuk-nusuk dicelah celah kecil daun kelapa, menembus ke persawahan. warnaya yang perak menyilaukan mata. Kabut tipis yang masih mengauli persawahan seakan diusir oleh datangnya sinar perak. Sementara bapak ibu petani mulai turun dari sepeda dan menyiapkan perlengkapan bertani. Rumah Pak Lik Tanto yang letaknya dipinggir persawahan memang &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/jogjakarta-di-sela-1000-hari-mbah-djoyo-tulisan-2/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=202&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu pagi ini indah banget. Sinar matahari seperti menusuk-nusuk dicelah celah kecil daun kelapa, menembus ke persawahan. warnaya yang perak menyilaukan mata. Kabut tipis yang masih mengauli persawahan seakan diusir oleh datangnya sinar perak. Sementara bapak ibu petani mulai turun dari sepeda dan menyiapkan perlengkapan bertani. Rumah Pak Lik Tanto yang letaknya dipinggir persawahan memang strategis banget untuk menikmati keindahan sawah di pagi hari. dari depan rumah Kita dapat menyaksikan persawahan dan pepohonan kelapa yang tumbuh di tepi sawah. Memang Indah beneerrr!</p>
<p>Pagi ini Saya dan keluarga duduk-duduk di sudut sawah, di pos ronda yang kalau dipagi hari dijadikan tempat mbok mbok jual bubur sayur tempe. Ya ampuunnnn nikmatnya, sarapan bubur sayur tempe di pinggir sawah. Pengen tahu harga buburnya ? &#8230;jangan kaget..limaratus perak !. Nggak udah dibahas soal harga, gue juga bingung waktu sok ngitung cost atau BEP nya. Gue lihat yang jualan bahagia dan sumringah waktu jualan. Dan yang beli juga bahagia&#8230;.hahaha Jogja memang istimewa !<span id="more-202"></span></p>
<p>Habis mandi Saya dan keluarga jalan-jalan ke tengah Kota Jogjakarta. Cukup 15 menit dari Pasar Gamping, Kami sudah tiba di Malioboro, tempat paling heboh di Jogjakarta. <strong>Jalan Malioboro</strong> adalah nama jalan di <a title="Kota Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Yogyakarta">Kota Yogyakarta</a> yang membentang dari <a title="Tugu Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tugu_Yogyakarta">Tugu Yogyakarta</a> hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta yang terdiri dari <a title="Jalan Pangeran Mangkubumi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jalan_Pangeran_Mangkubumi&amp;action=edit&amp;redlink=1">Jalan Pangeran Mangkubumi</a> dan <a title="Jalan Jend. A. Yani (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jalan_Jend._A._Yani&amp;action=edit&amp;redlink=1">Jalan Jend. A. Yani</a>, Jalan ini merupakan poros <a title="Garis Imaginer Kraton Yogyakarta (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garis_Imaginer_Kraton_Yogyakarta&amp;action=edit&amp;redlink=1">Garis Imaginer Kraton Yogyakarta</a>.Membentang di atas sumbu imajiner yang menghubungkan Kraton Yogyakarta, Tugu dan puncak Gunung Merapi, jalan ini terbentuk menjadi suatu lokalitas perdagangan setelah Sri Sultan Hamengku Buwono I mengembangkan sarana perdagangan melalui sebuah pasar tradisional semenjak tahun 1758. Setelah berlalu 248 tahun, tempat itu masih bertahan sebagai suatu kawasan perdagangan bahkan menjadi salah satu ikon Yogyakarta yang dikenal dengan Malioboro.</p>
<p>Ritual pertama adalah ritual kesayangan ALya yaitu naik Andong. Saya nggak tahu apa istimewanya andong buat Alya sehingga tiap ke Jogja selalu harus naik andong. Yang saya tahu, waktu kecil Saya juga tergila gila sama andong hehehehe (turunan kaleee ya). Kali ini Kita mengitari 2 alun-alun&#8230;utara dan selatan kraton Jogja. Sambil menikmati ketiplak ketipluk suara sepatu kuda, Kami menikmati Malioboro yang mulai ramai dan turis turis yang selalu ramai. kebetulan kemarin adalah tanggal satu suro ( 1 muharam) yang selalu diperingati oleh kraton Jogjakarta sebagai tahun baru Islam sekaligus tahun baru kalender Jawa. Biasanya hari itu Jogjakarta total penuh sesak pengunjung. Nah pagi ini sisa-sisa kehebohan itu masih tampak, terutama di alun-alun. Masih banyak pedagang dan bus-bus wisatawan yang menumpuk. Oh ya&#8230;satu lagi, ini adalah kali pertama Ufuq naik Andong ! heboh banget lihat tingkah dia menikmati perjalanan andongnya.</p>
<p>Ritual kedua, beli kaos dagadu di malioboro Mall. Walau tidak terlalu menarik, tapi ya &#8230;selalu ada saja desain baru yang bagus. kalau kualitas kaos sih *jempol*. Asal beli yang asli lho ! Ritual ketiga, makan gudeg di sentra gudeg wijilan Jogja. Menyebut gudeg Jogja, otomatis ingatan kita akan tertuju pada sebuah kampung yang terletak di sebelah timur Alun-alun Utara Kraton Jogja. Dari kampung inilah, masakan khas yang berbahan dasar ‘gori’ ini menjadi populer hingga seantero dunia. Tak heran wisatawan yang berkunjung ke Jogja rasanya kurang lengkap jika belum menyantap gudeg di tempat ini.</p>
<p>Warung gudeg yang berderet di sebelah selatan Plengkung Tarunasura (Plengkung Wijilan) ini memiliki sejarah panjang. Ibu Slamet adalah orang pertama yang merintis usaha warung gudeg di tahun 1942. Beberapa tahun kemudian warung gudeg di daerah itu bertambah dua, yakni Warung gudeg Campur Sari dan Warung Gudeg Ibu Djuwariah yang kemudian dikenal dengan sebutan Gudeg Yu Djum yang begitu terkenal sampai sekarang.</p>
<p>Kami menikmati Gudeg Yu Djum di warungnya yang sempit dan ditunggui pengunjung yang antri. Saya pikir sih, apa ya nikmatnya makan ditungguin orang yang menatap dengan mata berharap supaya Kita cepat-cepat pergi..Tapi itulah namanya ritual, kudu dijalankan supaya ceritanya lengkap. Hehehe.</p>
<p>Kemudian Saya berkunjung ke rumah salah seorang sahabat lama di Wates, Kulon Progo. Roni, adalah teman kuliah Saya ketika di nyantri di salah satu pedepokan cukup ternama di Bilangan Jurangmangu Tangerang, sekitar 20 tahun lalu. Roni menunggu Saya di depan Benteng Vredenburg ujung jalan Malioboro. Memang sengaja ia tidak bawa kendaraan, supaya Kita bisa bersama-sama. Kami menuju Wates, Ibukota kabupaten Kulon Progo.</p>
<p>Nyaman, itu kesan pertama waktu Saya menapakan kaki di rumah sahabat saya Roni. Ditengah perkampungan yang rindang, memang nyaman sekali rumah Roni. Pasti bawaannya ngantuk.&#8221;Apalagi kalau hujan!&#8221; tambah nya. Obrolan pun mengalir dengan deras, mulai dari gossip jaman kuliah sampai dengan masa-masa kritis (ssttt..ini rahasia!). Roni juga mnagajak Kami ke kandang ternak milik keluarganya di belakang rumah. Alya loncat kegirangan, waktu menyaksikan anak sapi yang baru saja lahir. Lucuuuu bangeeetttt Pah !. Heheeh iya Saya juga baru pertema kali lihat anak sapi yang baru lahir. Lucu, bersih, dan imut-imut banget. Kami juga diajak berkeliling kebun yang ditanami makanan ternak. Yang paling seru, ternyata nggak jauh dari belakang rumah ada sungai cukup besar yang ber air jernih. yah..pasrah deh, si Alya pasti nyemplung (gue juga akhirnya ikutan hehehe).Menjelang senja Kami pamitan dan janjian besok ketemu lagi.</p>
<p>Waktu Magrib hampir usai ketika Kami tiba di Rumah. Tikar dan karpet sudah digelar rapi. Sekitar 100-an peserta pengajian sebagian sudah hadir dan memenuhi ruangan dan pekarangan rumah. Tenda memang sudah dipasang di pekarangan sejak kemarin. Malam ini dibawah tenda dipasang lampu terang. Kalah deh kunang-kunang di sawah di sebrang jalan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=202&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/jogjakarta-di-sela-1000-hari-mbah-djoyo-tulisan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seribu Hari Wafatnya Mbah Joyodimedjo (Tulisan 1)</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/seribu-hari-mbah-joyodimedjo/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/seribu-hari-mbah-joyodimedjo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 05:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Buat orang Jawa, setelah lewat seribu hari meninggal barulah diperbolehkan memasang nisan (atau kijing :bahasa Jawa). Tentu saja juga diikuti oleh beberapa ritual lain seperti pengajian bersama, membersihkan makam, serta pertemuan keluarga besar. Mbah Saya, Ny.Djoyodimedjo meninggal Bulan Februari 2007, beberapa bulan setelah gempa jogja yang merusak rumah almarhumah waktu itu.Dimakamkan di makam desa di &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/seribu-hari-mbah-joyodimedjo/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=189&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/52.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-190" title="52" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/52.jpg?w=160&#038;h=133" alt="" width="160" height="133" /></a>Buat orang Jawa, setelah lewat seribu hari meninggal barulah diperbolehkan memasang nisan (atau kijing :bahasa Jawa). Tentu saja juga diikuti oleh beberapa ritual lain seperti pengajian bersama, membersihkan makam, serta pertemuan keluarga besar. Mbah Saya, Ny.Djoyodimedjo meninggal Bulan Februari 2007, beberapa bulan setelah gempa jogja yang merusak rumah almarhumah waktu itu.Dimakamkan di makam desa di sudut desa semboh kidul sidomulyo godean Jogjakarta. Desember ini adalah saatnya keluarga besar Djoyodimedjo berkumpul dan memperingati 1000 hari wafatnya almarhumah.<span id="more-189"></span></p>
<p>Setelah satu hari berkeliling Semarang, Sabtu 19 Desember 2009 Saya meluncur menuju Jogjakarta. Cuaca cukup menantang untuk melakukan perjalanan. Langit Biru dan awan-awan kcil berserakan. Setelah melintasi tanjakan Gombel Saya sekeluarga terus melintasi jalur Semarang &#8211; Jogjakarta. Di Ungaran, Ibukota Kabupaten Semarang, beberapa pucuk gunung terlihat mnyejukan mata. Kota kecil di Pegunungan ini memang menarik (kecuali kemacetan di jalan 2 arah di tengah pasar kota).  Salah satu pucuk gunung itu pastinya Gunung Ungaran, yang punya ketinggian 2.050m.Ungaran terkenal karena banyaknya rumah makan (kota seribu rumah makan), benteng Diponegoro, dan tentunya obyek wisata bandungan.</p>
<p>Dari Bawen kemudian Kami menuju arah Jogjakarta ( di sini kan ada 2 arah, jogja atau solo ). Melewati Kota Ambarawa yang terkenal. Rencana untuk mampir musium Kereta Api diputuskan untuk batal karena anak-anak semua tidur, matahari panas banget disiang bolong ini, dan mengejar waktu tiba di Jogjakarta sebelum sore hari. Hmm Kapan-kapan deh mampir, deket ginih ! (dari semarang).Padahal menarik banget lho mampir ke staisun Ambawara. <strong>Museum Kereta Api Ambarawa</strong> adalah sebuah <a title="Stasiun kereta api" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_kereta_api">stasiun kereta api</a> yang sekarang dialihfungsikan menjadi sebuah <a title="Museum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Museum">museum</a> di <a title="Ambarawa, Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ambarawa,_Semarang">Ambarawa</a>, <a title="Jawa Tengah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a> yang memiliki kelengkapan <a title="Kereta api" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api">kereta api</a> yang pernah berjaya pada zamannya. Salah satu kereta api uap dengan <a title="Lokomotif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lokomotif">lokomotif</a> nomor <strong>B 2502</strong> dan <strong>B 2503</strong> buatan <strong>Maschinenfabriek Esslingen</strong> sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata. <a title="Kereta api uap" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_uap">Kereta api uap</a> bergerigi ini sangat unik dan merupakan salah satu dari tiga yang masih tersisa di dunia. Dua di antaranya ada di <a title="Swiss" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swiss">Swiss</a> dan <a title="India" href="http://id.wikipedia.org/wiki/India">India</a>. Selain koleksi-koleksi unik tadi, masih dapat disaksikan berbagai macam jenis lokomotif uap dari seri B, C, D hingga jenis CC yang paling besar (CC 5029, Schweizerische Lokomotiv und Maschinenfabrik) di halaman museum.</p>
<p>Nggak tahu kenapa, siang ini jalur Semarang Jogjakarta cukup lancar, malah cenderung kosong (mungkin karena gue mau lewat ya). Nikmat banget melintasi jalur ini. Pemandangan nggak bikin bosen. Jalurnya variatif. Dibeberap tempat cukup meliuk-liuk dan menantang. Nah, yang paling menantang adalah ketika di seputaran Ambarawa banyak sekali pedagang buah nangka matang. dan besarnya&#8230;wuihhh segede gede gentong. Iseng-iseng nyobain yang udah di plastikin..ya ampuuun seplastik 2000 perak isi 10 biji. dan manisssssnya jeekkkk ! jadi deh perjalanan selanjutnya gue nyeti sambil ngemut nangka. Nyam nyam nyam&#8230;..</p>
<p>Beberapa saat setelah melewati Muntilan (yg khas karena banyak pedagang patung batu) dan Magelang. Kami memasuki wilayah Jogjakarta. Kota yang unik yang tidak pernah membosankan untuk di jadikan tempat libur.  Saya coba jalur alternatif tanpa melewati kota (langsung menuju Godean), melewati desa-desa dan persawahan. Hehehe hasilnya adalah kebingungan. Bahkan Mbah Ti nya yang putra asli Godean juga ikut bingung. &#8220;pokoknya sampek ketemu tugu di tengah jalan&#8221; petujunk singakt mbah ti. hahaha..tiap per empat an di tiap desa ternyata ada tugu desa. Tapi itulah seninya perjalanan.</p>
<p>Akhirnya Kami tiba di Rumah Mbah Djoyo ketika matahari sudah agak condong ke barat. Rumah Mbah Djoyo yang sekarang kosong tampak sudah dibersihkan bu Lik/Pak Lik yang sudah terlebih dahulu tiba. Rumah yang penuh kenangan liburan di masa kecilku. Perut yang keroncongan mengundang seluruh rombongan makan soto Jogja di pinggir lapangan semboh kidul. Gue paling demen nih Soto&#8230;.(biasanya sih nyantap soto jogja di Belakang Pasar Bering harjo).</p>
<p>Karena mobil operasional nya cuma satu, jadi deh sore itu Saya mengantar bolak balik ke rumah Mbah, pemakaman, dan rumah Bu Lik. Rencananya memang peringatan 1000 hari Mbah Djoyo akan diadakan di rumah salah satu Bu Lik yang masih tinggak di Jogja. Lokasinya nggak jauh, di dekat stasiun Kemusuk. Desa Kemusuk tuh terkenal karena tempat kelahiran Mantan Presiden Suharto. sore ini saya bolak balik melewati rumah keluarga Pak Harto dan pemakaman keluarganya.</p>
<p>Sore itu juga Saya mengantar ke pemakaman desa tempat makam Mbah Djoyo. Makam desa ini sudah seperti makam keluarga Kami. Hampir seluruh buyut dan keturunannya di makamkam di makam ini. Semoga Allah SWT memberikan ampunan dan tempat yang layak bagi orang-orang tua Kami yang telah mendahului&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=189&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/28/seribu-hari-mbah-joyodimedjo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/52.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">52</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semarang Kaline Banjir&#8230;(Keliling Kota Semarang)</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/19/semarang-kaline-banjir/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/19/semarang-kaline-banjir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 04:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Untung aja kemaren nggak hujan di Semarang. Bahkan panas banget. Ini pertama kalinya Saya punya kesempatan keliling-keliling Kota Semarang. Lumayan bisa berkunjung ke Lawang Sewu, Kuil Sam Po Kong, Gereja Bleduk, plus makan nasi ayam di jalan pemuda. Mantaaappp ! Perjalanan ke Semarang di mulai di hari Jumat, 18 Desember 2009. Berlibur dan Cuti bersama &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/19/semarang-kaline-banjir/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=183&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/chengho.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-187" title="chengho" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/chengho.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Untung aja kemaren nggak hujan di Semarang. Bahkan panas banget. Ini pertama kalinya Saya punya kesempatan keliling-keliling Kota Semarang. Lumayan bisa berkunjung ke Lawang Sewu, Kuil Sam Po Kong, Gereja Bleduk, plus makan nasi ayam di jalan pemuda. Mantaaappp !</p>
<p>Perjalanan ke Semarang di mulai di hari Jumat, 18 Desember 2009. Berlibur dan Cuti bersama memang sudah direncanakan sejak lama. Mumpung saya dan istri cuti, dan mumpung Alya liburan. Plus si Kecil Ufuq, dan Mbak Maroh. Mbah Putri nya yang juga seneng jalan, akhirnya ikut juga. Lengkap Kami ber 6 berlibur ke luar Kota.<span id="more-183"></span></p>
<p>Jumat pagi pagi banget, Pukul 03.30 WIB Kami sudah keluar komplek perumahan. &#8220;Wah, kemana pagi-pagi Bos !&#8221; tanya Satpam penjaga pintu gerbang. &#8221; &#8220;Jalan-jalan lah, Kan liburaan, yuukk&#8221; Saya menyahut sambil melambaikan tangan. Jakarta masih gelap. Kami meluncur melibas tol Tol Simatupang terus ke Tol Cikampek. Menjelang keluar Cikampek Kami menyempatkan Sholat Subuh (Mesjid Km 57). Mentari mulai menyiratkan sinarnya dari ufuk timur. Sun rise. &#8220;papah, ada pelangi tuh&#8221;! Alya kegirangan bisa melihat pelangi di antara semburat kemerahan sun rise dan kelap kelip sisa cahaya bintang di langit. keren banget. Ufuq yang sudah bangun pun melampiaskan kegembiraan dengan berlarian di halam parkir.</p>
<p>Perjalanan agak sedikit macet di pertigaan Kopo Cikampek. sebagian jalan sedang dilapis aspal. Banyak kendaraan berat yang parkir memakan sebagian jalan. Jadi deh, mobil dari arah Jakarta memakan sebagian jalur yang ke Jakarta. Untungnya kendaraan belum banyak. Judulnya bukan macet, tersendat. di Pantura Subang &#8211; Indramayu lalu lintas lancar.</p>
<p>Kami sarapan di pringsewu Cirebon. selain tempatnya bagus, di pringsewu banyak menggelar barang kerajinan, khususnya dari Cirebon. Ada batik, topeng, wayang, juga makanan makanan khas cirebon. Makanannya sih biasa, tidak terlalu istimewa. Buat Saya sih yang penting bisa meluruskan kaki. Hehehe lumayan.</p>
<p>Sekitar Pk. 10.00 Kami melanjutkan perjalanan menembus perbatasan Jawa Tengah Jawa Barat. Di Brebes Saya sholat Jumat di mesjid kecil dekat POM Bensin. Nah yang menarik, Pom bensin ini adalah Pom bensin dengan toilet terbanyak (tercatat sebagai rekor MURI) kalau nggak salah ada 49 Toilet untuk laki-laki..berderet deret panjang. Wah, kalau semua dipakai berbarengan, limbahnya bisa langsung jadi empang nih. Selain itu ada tempat bermain anak-anak dan tempat istirahat yang representatif (ber AC, ada tukang pijat, dan sewa bad). Kapan-kapan bisa numpang tidur nih.</p>
<p>Cuaca Cerah dan lalu lintas lancar selama di pantura Jawa Tengah. Di alas roban banyak penjual durian di kiri kanan. Bersaing dengan tukang es kelapa muda. Makan siang yang rencananya di alas roban, akhirnya baru terlaksananya menjelang masuk Semarang. Nyam nyam nyam..enak bebek gorengnya, apa yah namanya ?!di</p>
<p>Tiba di Semarang Kami langsung menuju Jalan Semeru ( dekat Akpol). Ini rumah dinas kakak Saya yang sekarang berdinas di Semarang. Perumahannya cukup elit dengan kontur tanah yang berbukit bukit. Kami menginap malam ini di rumah Pakdenya Alya. Walau cukup lelah, tapi semua bahagia bisa tiba di Semarang tepat waktu. Malam hari Kami makan malam dan jalan -jalan di bagian atas Kota Semarang. Taman yang berada di tanjakan Gombel ini dahulu dikenal dengan Taman Tabanas. Sebagai daerah perbukitan, daerah ini lebih sejuk dari Semarang baawah. Dan dari sini kita bisa menikmati pemandangan Kota bawah. Di sekitar tempat ini banyak berdiri Hotel dan restoran. Terletak di Jalan Setiabudi berjarak kurang lebih 8 Km dari tugumuda. Terbuka untuk umum dan setiap saat.Melihat kerlap kerlip Kota Semarang dari atas. Indah !</p>
<p><a href="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/malam5a.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-196" title="malam5a" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/malam5a.jpg?w=545" alt=""   /></a></p>
<p>Pagi-pagi Kami di jemput kawan lama yang tinggal di Semarang, Ari Husna. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Nasi ayam di jalan pemuda depan sekolah kristen.  Walau agak susah parkir dan antri, ueeenaaakkk tenan ! sarapan yang menyenangkan. Kemudian Kami langsung menuju Kuil Sam Po Kong. Kuil yang didominasi warna merah tersebut memang layak dikunjungi. Kuilnya sangat indah, megah, dan bersih. Pengunjungnya tidak dibatasi bagi mereka yang bersembahyang, tapi juga wisatawan seperti Kami. Bahkan Kami di terima dengan sangat ramah oleh petugas-petugas yang ada. Di Salah satu kuil ada petugas yang mempersilahkan Kami apabila ingin diramal. Di tengah lapangan yang cukup luas terdapat patung Laksamana Cheng Ho.</p>
<p>Ini Cerita tentang Klenteng Sam po Kong di Wikipedia :</p>
<p><strong>Kelenteng Gedung Batu Sam Po Kong</strong> adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama islam yang bernama Zheng He / <a title="Cheng Ho" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cheng_Ho">Cheng Ho</a>. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota <a title="Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semarang">Semarang</a>.</p>
<p>Disebut Gedung Batu karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Karena kaburnya sejarah, orang Indonesia keturunan cina menganggap bangunan itu adalah sebuah kelenteng &#8211; mengingat bentuknya berarsitektur cina sehingga mirip sebuah kelenteng. Sekarang tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien. Padahal laksamana cheng ho adalah seorang muslim, tetapi oleh mereka di anggap dewa. Hal ini dapat dimeklumi mengingat agama Kong Hu Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.</p>
<p>Menurut cerita, Laksamana Zheng He sedang berlayar melewati laut jawa ada seorang awak kapalnya yang sakit, ia memerintahkan membuang sauh. Kemudian ia merapat ke pantai utara semarang dan mendirikan sebuah masjid di tepi pantai yang sekarang telah berubah fungsi menjadi kelenteng. Bangunan itu sekarang telah berada di tengah kota Semarang di akibatkan pantai utara jawa selalu mangalami pendangkalan diakibatkan adanya sedimentasi sehingga lambat-laun daratan akan semakin bertambah luas kearah utara.</p>
<p>Konon, setelah Zheng He meninggalkan tempat tersebut karena ia harus melanjutkan pelayarannya, banyak awak kapalnya yang tinggal di desa Simongan dan kawin dengan penduduk setempat. Mereka bersawah dan berladang ditempat itu. Zheng He memberikan pelajaran bercocok-tanam serta menyebarkan ajaran-ajaran Islam.</p>
<p>Lapangan terbuka di depan klenteng dan cuaca panas Semarang membuat Kami nggak bisa berlama-lama. Puanaasss banget Semarang ya!. Kemudian, dipandu Arie, Kami keliling keliling Kota tua semarang. Gedung-gedung tua kayaknya sih terawat baik, dan jadi obyek wisata yang menarik. Di Lawang Sewu Kami mampir sebentar. Gedung yagn sekarang di kelola Perumka tampak sedang direnovasi ( dikelilingi pagar seng).</p>
<p><strong>Lawang Sewu</strong> merupakan sebuah gedung di <a title="Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semarang">Semarang</a>, <a title="Jawa Tengah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a> yang merupakan kantor dari <a title="Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nederlands-Indische_Spoorweg_Maatschappij">Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij</a> atau NIS. Dibangun pada tahun <a title="1904" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1904">1904</a> dan selesai pada tahun <a title="1907" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1907">1907</a>. Terletak di bundaran <a title="Tugu Muda (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tugu_Muda&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tugu Muda</a> yang dahulu disebut <em>Wilhelmina Plein</em>.</p>
<p>Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (<em>Seribu Pintu</em>). Ini dikarenakan bangunan tersebut memiliki <a title="Pintu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pintu">pintu yang</a> banyak sekali (dalam kenyataannya pintu yang ada tidak sampai <a title="Seribu (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Seribu&amp;action=edit&amp;redlink=1">seribu</a>, mungkin juga karena <a title="Jendela" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jendela">jendela</a> bangunan ini <a title="Tinggi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tinggi">tinggi</a> dan <a title="Lebar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lebar">lebar</a>, masyarakat juga menganggapnya sebagai pintu).</p>
<p>Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Jawatan Kereta Api Indonesia (DKARI) atau sekarang <a title="PT Kereta Api Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PT_Kereta_Api_Indonesia">PT Kereta Api Indonesia</a>. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (<a title="Kodam IV/Diponegoro" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kodam_IV/Diponegoro">Kodam IV/Diponegoro</a>) dan Kantor Wilayah (Kanwil) <a title="Departemen Perhubungan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Departemen_Perhubungan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Departemen Perhubungan</a> Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa <a title="Pertempuran lima hari di Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_lima_hari_di_Semarang">Pertempuran lima hari di Semarang</a> (<a title="14 Oktober" href="http://id.wikipedia.org/wiki/14_Oktober">14 Oktober</a> &#8211; <a title="19 Oktober" href="http://id.wikipedia.org/wiki/19_Oktober">19 Oktober</a> <a title="1945" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945">1945</a>) di gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau <a title="Angkatan Muda Kereta Api (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Angkatan_Muda_Kereta_Api&amp;action=edit&amp;redlink=1">Angkatan Muda Kereta Api</a> melawan <a title="Kempetai (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kempetai&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kempetai</a> dan <a title="Kidobutai (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kidobutai&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kidobutai</a>, <a title="Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang">Jepang</a>. Maka dari itu Pemerintah <a title="Kota Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Semarang">Kota Semarang</a> dengan SK Wali Kota 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.</p>
<p>Saat ini bangunan yang berusia 181 tahun tersebut kosong dan bereputasi buruk sebagai bangunan angker dan seram. Sesekali digunakan sebagai tempat <a title="Pameran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pameran">pameran</a>, di antaranya <a title="Semarang Expo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Semarang_Expo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Semarang Expo</a> dan Tourism Expo.Pernah ada juga wacana yang ingin mengubahnya menjadi <a title="Hotel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hotel">hotel</a>. Pada tahun 2007, bangunan ini juga dipakai untuk film dengan judul yang sama dengan bangunannya.</p>
<p>setelah berfoto-foto Kami lanjut ke Gereja Bleduk. Gereja dengan arsitektur kolonial yang indah.</p>
<p>Blenduk bukanlah nama asli dari gereja itu. Masyarakat sekitar menyebut demikian karena bentuk atap dari gereja tersebut berbeda dari gereja pada umumnya. Atap gereja tersebut berbentuk bulat, dan merupakan satu satunya gereja di dunia yang memiliki design bulat seperti itu.</p>
<p>Nama gereja itu sebenarnya ialah Gereja Protestan di Indonesia Bag. Barat (GPIB) Immanuel Semarang, terletak di jalan Letjen.Soeprapto 32. Gereja yang indah ini merupakan tempat beribadah komunitas masyarakat Semarang. Merupakan gereja Kristen tertua di Jawa Tengah. Dibangun tahun 1753 dengan bentuk heksagonal (persegi delapan). Mempunyai dan di dalakubah besar dilapisi perunggumnya terdapat sebuah Orgel Barok. Arsitektur didalamnya dibuat berdasarkan salib Yunani.<br />
Posisi bangunan ini menghadap ke Selatan. Lantai bangunan hampir sejajar dengan jalan di depannya. Atap bangunan berbentuk kubah dengan penutupnya lapisan logam yang dibentuk oleh usuk kayu jati. Di bawah kubah terdapat lubang cahaya yang menyinari ruang dalam yang luas . Pada sisi bangunan, Timur, Selatan dan Barat terdapat portico bergaya Dorik Romawi yang beratap pelana. Gereja ini memiliki dua buah menara dikiri kanan. Menara ini beratap kubah kecil. pintu masuk merupakan pintu ganda dari panel kayu.</p>
<p>Menurut salah satu jemaat GPIB yang biasa disapa bapak Noya, Gereja Mbelenduk telah mengalami banyak perubahan sejak pembangunan awal. Mula-mula Gereja di bangun pada tahun 1753, berbentuk rumah panggung Jawa, dengan atap yang sesuai dengan arsitektur Jawa. Pada tahun 1787 rumah panggung ini dirombak total. Pada tahun 1894, gedung ini dibangun kembali oleh H.P.A. de Wilde dan W.Westmas dengan bentuk seperti sekarang ini. Yaitu dengan dua menara dan atap kubah. Keterangan mengenai Wilde dan Wetmas tertulis pada kolom di belakang mimbar. Bapak Noya menambahkan, pada renovasi terakhir gereja ini bernama Couple Cerk. Nama tersebut diambil dari dua bentuk menara yang beratap kubah.</p>
<p>Gereja itu merupakan bangunan cagar budaya di Kota Semarang. Kota Semarang memang merupakan Kota Cagar Budaya yang harus selalu dilindungi keberadaan bangunan bersejarahnya. semoga bangunan ini dapat terus berdiri dengan kokoh dan menjadi daya tarik dunia untuk berkunjung ke Indonesia.</p>
<p>dari Gereja Bleduk Kami langsung keluar Kota menuju Jogjakarta. Terima kasih Arie, terima kasih Pakde, Bye bye Semarang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=183&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2010/01/19/semarang-kaline-banjir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/chengho.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">chengho</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2010/01/malam5a.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">malam5a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Grand Party 30 Tahun STAPALA</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/12/02/164/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/12/02/164/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 08:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Cuaca cerah berubah perlahan menjadi mendung. Kabut mulai naik menutupi pemandangan indah kebon teh. Cepat sekali kabut bergerak, padahal sekarang belum tengah hari, sekitar Pk.10.30 WIB. Seluruh wilayah Bogor memang sekarang sudah hampir setiap hari hujan. Bukan Cuma Bogor sih, Seluruh Indonesia mungkin. Walau begitu, masih ada sisa biru langit ketika Kami masuk pintu gerbang &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2009/12/02/164/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=164&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/12/16239_1244416761718_1568340048_640810_4563395_n.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-166" title="16239_1244416761718_1568340048_640810_4563395_n" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/12/16239_1244416761718_1568340048_640810_4563395_n.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Cuaca cerah berubah perlahan menjadi mendung. Kabut mulai naik menutupi pemandangan indah kebon teh. Cepat sekali kabut bergerak, padahal sekarang belum tengah hari, sekitar Pk.10.30 WIB.  Seluruh wilayah Bogor memang sekarang sudah hampir setiap hari hujan. Bukan Cuma Bogor sih, Seluruh Indonesia mungkin. Walau begitu, masih ada sisa biru langit ketika Kami masuk pintu gerbang Gunung Mas (PTPN VIII). Belum tampak tanda tanda acara 30 Tahun STAPALA. Tidak ada spanduk, tidak pula penunjuk jalan. Hmm, mungkin panitia belum ada yang datang. <span id="more-164"></span></p>
<p>Setelah berputar-putar ke pondokan, Alya dan Ufuq langsung naik kuda. Berputar lapangan dan sedikit kebon the. Limabelas menit bayar 25 ribu. Yah, lumayan buat anak-anak. Untung cepat naik kuda, nggak lama kemudian hujan mulai turun. Aku dan rombongan berteduh di Tea Café. Yang dijual khusus teh dan makanan kecil. Asik nih, hujan hujan minum the dan tahu panas.wau… Tengah hari, pada saat hujan mulai deras, tampak serombongan orang berseragam biru turun dari truk ABRI. Mengangkut barang bawaan yang cukup banyak. Kayaknya sih Anak-anak STAPALA. Ya, betul, beberapa memakai slayer merah STAPALA. Mereka ternyata langsung menuju aula di ground bawah lapangan tenis. Ooh, disitu tempatnya, pantas aja nggak kelihatan.  Mereka kemudian memasang spanduk 30 TAHUN STAPALA, Never Ending Adventure !. Aku dan rombongan kemudian pindah ke aula, yang ternyata sudah ada tim panitia yang advance. Ruangannya cukup luas. Di depan ada stage pendek dan mikrofon-mikrofon serta beberapa kursi. Panitia juga sudah menyiapkan sound system, lap top, dan layar di depan. Karpet juga sudah digelar di tengah ruangan. Di pojok sebelah kiri ditempel foto-foto kegiatan STAPALA dari jaman dahulu (edisi jadul). Dipintu masuk ada dua meja tempat registrasi. Selain registrasi, Kita bisa membeli t-shirt STAPALA, ada beberapa macam. Bagus-bagus ! Rombongan besar yang tiba terlebih dahulu di aula ternyata Selvia Vivi (215/SPA/90). Rombongan besarnya berjumlah 6 orang. Rombongan Aku kalah banyak (5 orang).beberapa alumni juga sudah tampak, diantaranya cibob, Tegil (Batam), Bang Maulid (medan), dll</p>
<p>Di aula Kami disuguhi makan siang, Kopi, dan pada saat waktu check in diberikan kunci kamar.  Aku mendapatkan pondokan 12 bersama keluarga Buchori (237/SPA/90). Vivi dan keluarga di pondokan sebelah. Disebelahnya diisi Padel dan Wiwit. Paling pojok kiri ditempati keluarga Doddy dan Dian.Disebalahnya lagi di tempati rombonngan Iway and the gank. Disayap kanan antara lain ditempati Inge dan Dadang. Wah seru banget kayaknya.  Betul, satu demi satu rombongan keluarga besar STAPALA datang. Walau hujan masih  belum berhenti, Kami berkumpul di teras pondokan Israwan.  Sebelum gelap, telah berkumpul banyak sekali anggota STAPALA angkatan 90-an, hampir seluruhnya bersama keluarga. Izal, Ferry Ranger,Jauhari, Gunawan sani, dan lain-lain.</p>
<p>Grand Party 30 tahun STAPALA di pusatkan di ruangan aula PTPN Gunung Mas Bogor. Acara yang berlangsung di tengah hujan yang turun di luar, berlangsung cukup meriah. Di awali pembukaan oleh MC (yang juga heboh dan berisik) dan sambutan-sambutan dari Ketua STAPALA (Penthol), Wakil Foksta (indra Jabrix), Ketua Panitia ( Dian Bonbon), kemudian menyambut tim Long March yang berjalan kaki dari Posko Purnawarman-Posko Jurangmangu-Gunung Mas. Lampu dimatikan, sebagian peserta meyalakan kembang api, dan Tim long march masuk membawa bendera STAPALA, berseragam biru. Seru juga. Kemudian acara di lanjutkan dengan cerita-cerita masa lalu yang diberi judul 30 Titik STAPALA.</p>
<p>Bang Sjafri, sesepuh STAPALA yang baru hadir, mengawali dengan cerita masa pendirian dan  sekaligus memberikan pesan-pesan untuk generasi muda STAPALA. Doddy “Dodol” kemudian mengisahkan pendakian STAPALA ke gunung-gunung es di manca negara. Wahyu Hartono “Iway” menceritakan masa posko di Purnawarman, dan suasana waktu pertama kali pindah ke Jurangmangu. Israwan menceritakan masa awal punya dinding panjat dan ekspedisi panjat tebing 20 tahun lalu. Bang Ossy, yang hadir belakangan, juga langsung di todong untuk cerita dan memberi cerita-cerita. Terakhir, Qunqun mengisahkan pendirian divisi Arung Jeram yang sempat menjadi fenomena di tahun belakangan. Ketua STAPALA, dan Doddy sebagai perwakilan senior, kemudian memotong tumpeng sebagai tanda syukur telah menjadikan STAPALA sebagai keluarga besar. Doddy juga kemudian memimpin doa, agar STAPALA bisa tetap eksis, tetap terpelihara persaudaraannya, dan tetap bermanfaat bagi semua orang.</p>
<p>Beberapa pasangan inses STAPALA juga hadir di acaraq Grand party, Flora dan Billy, Indra dan Lusi, Dadang dan Inge, Doddy dan Dian, Agus Gadhul dan Bekti ‘Sheback”, Israwan dan Vissi, Aris Handaru dan Evi, Imam dan Sakti, Ali dan Eka, Ari dan Endah.  Beberapa nama senior STAPALA juga kemudian berdatangan, sebagian dari luar kota, Maulid Purnama ( dari Medan), Darmanto, Irawan (samarinda), Febra (gresik), Kupang, Hendra, Tari, Stevanus, Ikhwan Sopha, kemudian hadir beberapa saat sebelum tengah malam Sarjono, Anto, Jarot…Semua angkatan terwakili.</p>
<p>Sebelum acara foto bersama yang selalu heboh di Grand Party, Generasi STAPALA 90-an menyumbangkan lagu Annie’s Song (Jhon Denver). Cukup mengharukan menyanyikan lagu theme Song Perkemahan mahasiswa (permata) th 89 bersama teman-teman seangkatan : israwan, Padel, Wiwit, Vivi, Dian, serasa masih di atas truk..hehehehe. Iway dan angkatannya yang waktu itu jadi panitia PERMATA, malam ini didaulat mengiringi dengan gitar. Heheheh Indahnya nostalgia..</p>
<p>Acara heboh berikutnya adalah lelang kanvas (yang telah ditanda tangani seluruh peserta). Yang bikin heboh adalah gaya pembaca acara Darmanto (85) dan aturan lelangnya. Setalah semua peserta saling menjatuhkan, saling mencela, dan saling mencari korban, ternyata aturan lelangnya adalah mengumpulkan uang dari semua yang mengajukan harga (bukan Cuma pemberi nilai tertinggi). Walhasil, walau kanvas “hanya” bernilai tertinggi 3 juta rupiah, tapi panitia dapat mengumpulkan lebih dari 12 juta dari acara fund raising ini. Cela cela annya yang bikin nggak tahan. Nggak lihat angakatan dan umur.</p>
<p>Tengah Malam acara ditutup dengan berfoto bersama. Selamat Ulang Tahun STAPALA ke 30.</p>
<p>Acara ngumpul dan ngobrol terus berlanjut sampai pagi hari.  Pagi hari, acara tea walk menjadi acara keluarga yang meriah. Setelah sarapan, Kami diajak panitia untuk mengunjungi dan melihat langsung cara kerja pabrik teh. Kemudian berjalan berkeliling kebon teh di seputaran pondokan gunung mas. Seru..seru..seru…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=164&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/12/02/164/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/12/16239_1244416761718_1568340048_640810_4563395_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">16239_1244416761718_1568340048_640810_4563395_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muhammad Ufuq Fajarinjani</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/11/04/muhammad-ufuq-fajarinjani/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/11/04/muhammad-ufuq-fajarinjani/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 11:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Nama panggilannya Ufuq. Walau ngomongnya belum jelas tapi suaranya udah 10 oktaf. Satu RT udah tahu ini, terutama waktu kemarin ada acara RT di Villa di Mega Mendung. Umur anak kedua gue ini sekarang nyaris 13 Bulan. Sudah setahun lebih sejak pertama kali muncul di dunia 6 Oktober 2008 di Ciputat. Sekarang Sudah tinggal larinya.Kalau &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2009/11/04/muhammad-ufuq-fajarinjani/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=156&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-157" title="DSCN1426" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/11/dscn1426.jpg?w=116&#038;h=155" alt="DSCN1426" width="116" height="155" />Nama panggilannya Ufuq. Walau ngomongnya belum jelas tapi suaranya udah 10 oktaf. Satu RT udah tahu ini, terutama waktu kemarin ada acara RT di Villa di Mega Mendung. Umur anak kedua gue ini sekarang nyaris 13 Bulan. Sudah setahun lebih sejak pertama kali muncul di dunia 6 Oktober 2008 di Ciputat. Sekarang Sudah tinggal larinya.Kalau di &#8220;titah&#8221; sudah cepet banget jalannya. Kalau mbrangkang jangan ditanya lagi, ngebuuutt !. Eyang nya sudah kewalahan kalau ketitipan cucu terkecilnya ini. Tadi pagi sudah ngemil kerupuk waktu nunggu kakaknya mandi. Makannya udah mulai variasi. Minum susunya masih top abis. ASI juga masih jalan terus.<span id="more-156"></span>Petualangan terjauh nya sudah sampek ke Ujung Genteng Sukabumi. Pantai Pelabuhan Ratu juga sudah pernah di inapi. ke Gunung ? ya ke puncak sudah lah. Ufuq Fajarinjani &#8230;.memang namanya adalah curahan kekaguman gue terhadap ciptaan Allah SWT waktu gue ke Gunung RInjani tahun 1990. Disatu pagi&#8230;di ufuk timur, semburat mentari pagi (sun rise) indah luar biasa&#8230;.Suatu hari kalau gue punya anak cowok, gue akan abadikan keindahan ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=156&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/11/04/muhammad-ufuq-fajarinjani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/11/dscn1426.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSCN1426</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yes We Can ! Reuni SMA 6 Angkatan 89</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/08/20/reuni-sma-6-yes-we-can/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/08/20/reuni-sma-6-yes-we-can/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 07:29:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Yes We Can ! Akhirnya Reuni Akbar SMA 6 angkatan 89 terselenggara dengan sukses. Walau masih ada kekurangan di sana-sini, tapi banyak komentar puas, salut, dan appreciate ke panitia. Pasti banyak yang nggak tahu ada apa dibalik acara yang heboh tanggal 15 Agustus 2009 lalu. Gue ingin mencatat nya sebagai salah satu pencapaian terindah ….pencapaian &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2009/08/20/reuni-sma-6-yes-we-can/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=138&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-149" style="border:3px solid black;" title="foto013" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/08/foto013.jpg?w=300&#038;h=225" alt="foto013" width="300" height="225" />Yes We Can ! Akhirnya Reuni Akbar SMA 6 angkatan 89 terselenggara dengan sukses. Walau masih ada kekurangan di sana-sini, tapi banyak komentar puas, salut, dan appreciate ke panitia. Pasti banyak yang nggak tahu ada apa dibalik acara yang heboh tanggal 15 Agustus 2009 lalu. Gue ingin mencatat nya sebagai salah satu pencapaian terindah ….pencapaian mimpi gue mengumpulkan alumni SMA 6 angkatan 89.</p>
<p>Jumat 14 Agustus 2009.Wah sudah lama banget gue nggak begadang di SMA 6, malam ini ..Pk.02.00 gue masih di SMA 6. Hebatnya gue bersama teman-teman yang 20 tahun lalu sering begadang bareng, Rahmat, Asrudi, Ableh ( Bor..teman Kita satu lagi pasti ada malam ini, seperti biasanya….Cuma dunianya sudah beda !). Gue sama Rahmat baru aja kelar nempelin daftar nama dan name tag kelas di tiap kelas. <span id="more-138"></span>Dan seperti 20 tahun lalu, gue dan rahmat agak takut di sudut-sudut tertentu. Hehehehe..anak malem pasti tahulah. Buat gue, malam ini nostalgia banget. Sambil nempel kain blacu (nya ersi) di papan, masih aja Kita saling nyela…seperti 20tahun lalu. Rahmat tetep aja gampang di suruh-suruh..huahahaha (Ya Allah berikan kesehatan, kemudahan, rejeki melimpah ..pada sahabat hamba ini ! )</p>
<p>Deg deg an Juga, Gladi resik yang rencanannya digelar malam ini terpaksa batal. Panggung dan sound system belum kelihatan bentuknya. Sementara pintu masuk penuh dengan barang-barang dan mobil pengangkut. Padahal gladi resik registrasi rencananya langsung ..on the spot. Jadi deh Effi dan Dessy menjelaskan detail mekanismenya di papan white board di ruang panitia. “mahaaakkaaaaammmmm……Siiiiixxxxxxxxxx !” begitu yel para crew yang diciptakan saat itu juga. Supaya kompak aja. Jam 21.00..para crew SMA 6 udah pada bubar.</p>
<p>Kesibukan di SMA 6 sempat terusik ketika ada ribut-ribut di depan SMA 6. Entah ada apa, entah kenapa…banyak sekolah berlarian kesana kemari, disusul raungan mobil polisi. Hmmm rupanya anak-anak sekolah, mungkin anak SMA 6, tawuran. Hmmm lagi-lagi nostalgia masa 20 tahun lalu…! Lagi-lagi gue mengingat teman-teman gue ..Rahmat, Asrudi, Ableh…20 tahun lalu..hehehehe.</p>
<p>Makin malam barang yang masuk makin banyak. Ada aqua, ada sound system, ada peralatan panggung, termasuk barang-barang panitia dari sekretariat. Panitia yang merangkap kuli angkut..hehehe, kelihatan mondar mandir, bawa anu lah, bawa galon aqua lah, bawa troly lah…heheeh hebat banget emang nih pasukannya windi. Wawe,Niken,Leni, Yudi, Mundi, Dessy, Effi, Ersi, Ian, …..Ableh dan Rudi, ditemani Lobo gue lihat uplek aja megangin kabel di kegelapan, Haras…terus aja mandorin tukang-tukang tenda.</p>
<p>Malam terus bergerak. Niel, Budi, Sofyati, susi, plus Dani berembuk terus di atas podium upacara. Ngobrol dan diskusi tentang acara besok. Saling mensupport supaya Kita tetap positif Thinking dengan respon para peserta besok. Tetap sih diskusinya sambil haha hihi…nggak ada matinya dah MC 89 ! Oh ya Pak Hamzah juga support banget Kita. Dari sore beliau ikutan menemani panitia, dari mulai lesehan di tengah lapangan basket sampai makan nasi kotak.</p>
<p>“Ndra, gue nggak bisa tidur di sekolah nih, gue tidur di Lamandau aja !,” akhirnya Rahmat nyeletuk juga. “Hmm, oke deh gue antar ke Lamandau Mat !”. Di gerbang gue perhatikan lagi seluruh persiapan di lapangan basket. Tenda sudah kelihatan bentuknya..wuih megah kayaknya. Karpet (yang sempat jadi perdebatan panjang) sudah ada di pinggir nyampur sama kipas angin. Ruang panitia yang sudah kosong gue tutup (AC nya biarin nyala ya…). Kelas-kelas sdh siap untuk acara besok. Satu spanduk sudah terpasang di pintu gerbang SMA 6 ( sorry ya Bu KD..kita pindahin sementara pohon tanduk rusanya…). Haras, Ableh, Asrudi, gue tinggal di sekolah. Mereka sih emang hobby begadang. Gue dan rahmat kudu tidur supaya besok bisa fresh dalam mengawal acara reuni.So, habis ngater Rahmat gue langsung balik ke Ciputat. Udah nyaris jam 03.00 WIB.</p>
<p>Sabtu, 15 Agustus 2009.</p>
<p>Berat banget mata gue….alarm HP (yang gue taruh di sebelah kepala) memaksa gue untuk bangun. Sepersekian detik kemudian gue langsung mandi…yookkkk cepat ..cepat..semangat..semangat…gue menyemangati diri sendiri. Ini hari reuni angkatan 89…reuni yang sudah Kita rencakan sejak berbulan-bulan lalu.  SMS Blas nya Niken mengingatkan acara reuni hari ini…..bikin gue tambah punya power. Pk.06.30 gue udah di SMA 6.</p>
<p>Beberapa orang panitia sudah ada di SMA 6. “Gue ke bank dulu ye”, kata Windi waktu ketemu di gerbang. Benda pertama yang gue cari adalah lembaran “Run Down”. Gue harus bagiin lagi buat beberapa orang. Tensi gue menaik drastis ketika gue tidak menemukan run dwon di ruang panitia. Udah gue acak-acak….tetep aja nggak ketemu. Wah, tadi malem gue tinggal dimana ya ? . Ribetnya, gue nggak bisa print lagi…driver printernya nggak ada. Heheheehe..ada ada aja nih. Untungnya Indra EO kemudian muncul “ mana mas…saya butuh 3 kopi run down lagi buat anak-anak nih?”. Ya Udah semua dokumen yang udah ada di Indra EO langsung gue samber dan bablas ke Gandaria untuk foto copy.</p>
<p>Tenda sudah berdiri dengan megahnya…suer, megah banget..tinggi dan rapiiihhh. Betul banget pilihan kita untuk di kasih karpet. Jadi Beda. Panitia yang sudah ber orange ria sudah kumpul semua. Crew SMA 6 yang cantik dan ganteng sudah kumpul juga. Windi ngajak kumpul semua di Lapangan Volly. Pagi ini Kita menyatukan tekad untuk membuat acara hari ini meriah, fun, enjoy, dan riuuhhhh. HT dibagiin…sambil latihan..windi monitor..effi monitor..haras monitor..asik juga, pantes aja crew pada rebutan pegang HT.</p>
<p>Di Hari H ini baru ketahuan kalau panitia kekurangan banyak orang di lapangan. Banyak kerjaan tetek bengek yang nggak tahu harus di handle siapa. Jadi deh peserta yang dateng duluan harus ngebantuin panitia..hehehehe top abiisss !. Back drop dipasang, standing banner didirikan, spanduk-spanduk dipasang di gerbang, papan untuk tanda tangan di pasang, wall of fame ready, sound system on test. VO kelas dan VO lapangan udah dicek.   “Ok , seluruh jam panitia di samakan waktunya..sekarang Pk. 08.25 WIb” Kata Windi mengingatkan.</p>
<p>Jam 9 tepat MC sudah mulai teriak-teriak di panggung. Nggak salah emang milih Sussi, Budi, Sofyati, dan Niel jadi MC, heboh dan rusuh banget. Gue yang ngecek laptop dan LCD mulai stress setelah tahu tidak ada laptop yang ready dan support. MP3 yang sudah gue siapin di laptop ternyata nggak bagus keluarnya di sound system. Orang sound system sendiri nggak siap lap top (yahhh, infonya bakal ada lap top..). Untungnya Budi bawa CD lagu-lagu jadul. Laptop gue akhirnya untuk support foto-foto SMA 6 jadul, untuk menyambut para peserta yang mulai muncul. LCD di atas ruang piket guru juga diupload foto-foto jaman SMA.</p>
<p>Para peserta mulai berdatangan. Wah bahagia banget gue melihat tampang-tampang yang dulu begitu familiar. Karim, Idar, Ketut..teman-teman kelas I-10 gue. Tentu saja gue cuma ngasih salam dan ngobrol bentar trus muter-muter. Gue juga lihat anak-anak registrasi udah mulai melayani peserta. Box doorprize yang tidak ada penunggunya, akhirnya tertolong oleh Desyana yang minta diperkerjakan. Wah..pas banget Des !.</p>
<p>Jam 10.00 Dani lewat HT minta pengunduran waktu.</p>
<p>“Ndra, peserta belum cukup banyak, waktu starting diundur aja?!”</p>
<p>“ok mundur 10 menit”</p>
<p>“Wah, 30 menit aja, mulai 10.30 WIB”</p>
<p>Ok akhirnya disepakati mundur 30 menit, dan gue sampaikan ke seluruh tim panitia.</p>
<p>MC yang udah dipanggung ternyata udah heboh, udah ber halo-halo, dan nyanyi-nyanyi. So CD lagu jadul yang tadinya disiapkan tidak diperlukan lagi. MC udah heboh dan menarik perhatian peserta.</p>
<p>Teng tong..teng..tong tong..tuiiinnggggg. Bel sekolah menandakan acara dimulai. Waktu menunjukan Pukul 10.30 WIB. Crew penjaga VO Lapangan membunyikan bel sesuai rencana. Sayangnya bel nya tidak setegas jaman Kita dulu yang bunyinya nyaring…ttteeeeeeeetttttttt ! sekarang agak mendayu-dayu. Gue udah coba cari alternatif, tapi Pak Hamzah bilang nggak bisa diganti. Yo wis !. MC langsung greeting…mengenalkan diri, dan mengucapkan selamat datang.</p>
<p>“Rachmat stand by Mat !” gue cari-cari Rahmat….ternyata si doi nih udah nongkrong ready di depan panggung. Jadi deh kemudian games ice break..lucu-lucuan..berhitung dan the opposite. Rahmat memang jagonya design ice break. Gue lihat teman-teman peserta enjoy, fun, dan menikmati. Barisan orange bergerak, ketawa, dan saling nyela. Peserta gue lihat cukup banyak yang hadir di session ini. Banyak orang yang yang kasih gue peringatan bahwa anak-anak bakal datang siang dan pasif. Pagi ini dibuktikan bahwa angkatan 89 kompak, mau dateng pagi sesuai himbauan panitia, dan menikmati games ice break. Keren !</p>
<p>Teeeetttttttt, jam pertamaaa !!! mungkin suara ini tidak terdengar jelas. Para peserta memang sibuk banget dengan games dan cela mencela. VO menjalankan tugas sesuai instruksi. Para peserta kemudian diarahkan oleh rahmat dan MC untuk masuk ke kelas masing-masing. Waktu masuk kelas yang diperkirakan cukup lama ternyata cepat banget. Ternyata kebanyakan peserta masih terbanyang letak kelas mereka dulu. Saluutttt ! Cuma anak-anak 2A1-1 dan 2A1-4 yang rusuh nanya terus…..karena kelasnya gue pindah ke deretan belakang ( yah, nasib elo…punya kelas udah jadi ruangan audio visual).</p>
<p>“Indraaaaa..inddraaaa…!” dani teriak-teriak…(heheeh padahal bisa lewat HT)…ruangan VO kelas dikunci !!! wadooohhh, kok bisa..padahal tadi pagi udah gue cek dan test ! begitu deh, dani yang bertugas untuk memberi pengumuman-pengumuman ke kelas ternyata tidak bisa masuk ruang guru karena dikunci. Gue teriak dan kejar satpam yang berdiri dekat ruang guru…..”manaaa kuncinya Pak ? tadi saya udah minta kan pakai ruang guru ..? gue udah nggak bersopan-sopan deh. “ oh ya Pak sebentar !” Satpam langsung lari juga mencari staf atau OB yang pegang kunci. Untung langsung ketemu !</p>
<p>“Indraaaaaaa ! suara nggak kedengaran di kelas-kelas…..!! dani teriak lagi.</p>
<p>Berlari lah gue ke beberapa kelas untuk cek langsung. Dan kasih informasi ke VO ruang guru.</p>
<p>Problem berikutnya adalah laporan dari teman-teman di ruang guru. “ indraaaaaaa, gurunya reuni sendiri, belum bisa di utak-atik….</p>
<p>Wah gimana nih, padahal habis pengumuman VO guru seharusnya guru sudah bergerak ke kelas masing-masing untuk surprise ke peserta. Lagi-lagi gue lari ke ruang guru. Lupa deh gue kalau tadinya niat mau ikutan masuk kelas gue 3A32. Di depan ruang guru, Bu KD minta ijin…”Mas Indra, Saya kan murid mereka juga…biar deh mereka enjoy juga ..reuni dan foto-foto”. Gue iya in dan coba melihat apa yang terjadi di ruang guru. Ups, gue langsung tercengang, nggak bisa ngomong, terharu, merinding,…melihat guru-guru Kita yang sudah sepuh-sepuh, dengan begitu bersemangat saling menyapa dan foto bersama. Jelas, gue nggak tega meng-cut. Gue cuma menyempatkan cium tangan Pak Broto, kepala sekolah yang paling ditakuti.</p>
<p>Sambil deg deg an karena skenario tidak bergerak sesuai rencana…gue minta VO tetap membacakan script-script yang sudah disiapkan. Gue langsung berdiri di depan para guru…minta tolong bu KD, minta tolong pak Hamzah…minta tolong Pak RUkiman ..supaya guru-guru bergerak mengikuti skenario. Beliau-beliau…mungkin kesihan sama gue..hehehe mulai bergerak ke kelas-kelas. Ternyata pergerakannya..lambaaaattt..heheeh karena emang sudah pada sepuh. Karena waktu yang sudah sempit banget..guru-guru tidak semuanya lihat kelas, mereka gue arahkan langsung ke table. Sebagian besar guru sudah ada di kelas masing-masing. Gue terharu banget melihat beberapa kelas yang menyambut heboh guru mereka…sesuai harapan !  ada juga sih yang justru kelasnya kosong…guru udah susah naik tangga..eh muridnya pada hilang. Masih aja pada bandel nih…hehehe anak-anak A3 nih kayaknya.</p>
<p>Dannnnn, pak Broto stand by di stageee…!  Surprise berikutnya memang Pak Broto ! beliau Kami skenariokan menyambut para peserta setelah keluar kelas. Pak Broto gue minta “Pakkk…kalau bisa bapak ngomel-ngomel dong…”! gue nggak tahu beliau sempet ngomel apa nggak, gue sibuk ngajak beberapa kelas yang begitu asik di kelas masing-masing. Foto-foto dan tukeran no telp antar mereka, dan guru. Kelas terakhir yang hadir di lapangan basket adalah kelas 3A2…bandel emang nih pada.</p>
<p>Pak Broto berkisah tentang masa lalu. Berkisah tentang apa yang sebetulnya terjadi. Bahkan pak Broto banyak memuji anak-anak Trupala. Wah gue ikut tertegun…juga terharu…sama seperti ratusan peserta yang jumlahnya udah jauh lebih banyak daripada saat dimulai acara tadi. Pak Broto duduk dengan santai di pinggiran panggung. Sementara peserta duduk lesehan di karpet. Gue lihat banyak mata peserta yang bekaca-kaca…mungkin beberapa meneteskan air mata.</p>
<p>“rahmat stand  byyyyyyy ! “</p>
<p>Rahmat kemudian meneruskan acara dengan atraksi antar kelas..atau class meeting ! Heboohhh, kelas yang disangsikan bakal bisa menyumbang atraksi, ternyata heboh. Sebagian besar kelas punya atraksi sendiri-sendiri. Nyanyi, Joget, drama, puisi…..kereeennn abiisssss ! Beberapa kelas bahkan kepanjangan, dan windi minta di cut…hehehe galak banget emang bos gue ini.</p>
<p>Memang waktu jadi molor banget…nggak banget sih. Atraksi yang harusnya sudah kelar di jam 12 , ternyata baru bisa dimulai jam 12. Peserta semangat banget ngikutin atraksi dan naeok panggung bareng teman sekelas. Gue juga termasuk yang semangat banget ikutan kelas 3A32. Dan kelas gue adalah kelas dengan peserta terbanyak. Horeeeee. Tiga orang guru yang kita jadikan juri kayaknya juga semangat dan manggut-manggut terus.</p>
<p>Entah siapa yang mulai atau siapa yang mempersilahkan, tahu-tahu gue sadar banyak peserta yang sudah makan di ujung kanan tenda. Wah..gimana nih. Harusnya kan kompakan makannya setelah semua selesai atraksi. Ya udah, gue minta rahmat bikin aturan bahwa kelas yang sudah atraksi boleh makan…supaya ada aturan dan supaya atraksinya lebih cepat. Setelah atraksi selesai para peserta langsung makan diiringi dengan Risa yang menyanyikan lagu wajib SMA 6…We are the Champion….Ini memang lagu request khusus dari bu KD sebagai theme song nya SMA 6. Acara Photo satu angkatan yang harusnya setelah atraksi jadi gak nyambung karena semua sudah pada sibuk makan di geng masing-masing.</p>
<p>Lunch Time yang rencananya punya waktu 1 jam terpaksa di pangkas habis jadi 15 menit. Terpaksa dipercepat karena  melihat gelagat para guru yang sudah mulai pada pamit, padahal acara berikutnya adalah persembahan buat para guru. Bel kembali berbunyiiiii dan MC naik lagi ke panggung. Gue yakin nih pada kagak sempet makan…..heheehe gue juga sih, tadi Cuma sempet nyolong-nyolong makannya Sofyati. Kayaknya memang nggak lapar, Cuma hauuusssss ! ber bergelas-gelas fanta atau coca cola yang mengisi perut.</p>
<p>Yudi kemudian membacakan pengantar dan puisi untuk para guru. Sayangnya peserta masih pada konsen dengan makanan dan obrolan di geng masing-masing. Padahal Puisi nya bagus kalau disimak. Puisi yang terbingkai kemudian secara simbolis diberikan kepada salah satu guru senior ( Bu Diah ya..?). Ibu Kita ini kemudian memberi sambutan…kalimat-kalimat yang berat dan buat gue..cukup mengharukan. Kata-kata terima kasih dari hati yang paling dalam….bahwa guru-guru merasa tersanjung dengan acara kali ini. Kemudian Bu KD diminta memberikan juga sambutan….kerennya bu KD Cuma kasih kata-kata singkat…antara lain “ mari kita kembalikan jaman kejayaan SMA 6 !” disambut tepuk tangan seluruh peserta….</p>
<p>Doktor Ismail yang sudah gw minta stand by, kemudian naik panggung untuk memimpin berdoa. Berdoa untuk Kita semua, untuk guru-guru yang telah mendahului…untuk teman-teman yang telah mendahului Kita. Sebelumnya MC membacakan daftar teman-teman yang telah wafat…Doa dari Ismail cukup membuat hanyut dan haru para peserta…kalimat-kalimat yang mengkilas balikan masa 20 tahun betul-betul indah…bravo Ismail !</p>
<p>Vocal group 89 yang terdiri dari Leni dkk melanjutkan dengan lagu persembahan buat guru….disusul dengan 4 lagu lainnya yang membawa keharuan peserta ke keriangan acara. Kerenn ! nggak percuma deh gue diomelin Leni..(sorry ya Len, gue juga nggak tahu kenapa diomelin..hehehehe) karena penampilan Vocal group betul-betul keren dan bisa membuat nuansa riang diantara peserta.</p>
<p>Para peserta gue lihat sudah santai banget. Ngobrol dan becanda di seantero tenda. Sebagian makan somay atau ngambil es alpukat. Sebagian lagi heboh dengan cerita-cerita masa lalu dan keceriaan. Acara dibiarkan berlangsung mengikuti peserta yang lagi enjoy. VG kemudian dilanjutkan Band Mahakam 611 yang terdiri dari Ari Kembar dkk. Mengiringi para peserta yang masih saja ada yang berdatangan. Windi kemudian naik panggung untuk menceritakan “road to reuni” dan menggambarkan kondisi keuangan panitia..yang rada kembang kempis..(perlu suntikan…!). Di kawal Yudi dan Niken, Windi mengajak para peserta untuk mensupport….</p>
<p>Tompiiiiiii…tiba-tiba aja dia ada dipanggung. Dan heboooohhhh ! Tompi betul betul maestro dengan suara emas. Dengan lagu-lagu jazzy nya, peserta di bawa untuk menggerakan badan ..aiiihhhh kerennn! Gue lihat banyak banget peserta yang turun melantai…nggak cowok..nggak cewekkk..hmm kayaknya nostalgia juga. Cuma pada lagu pertama Tompi bisa menyanyi dengan tenang di panggung. Di lagu berikutnya Tompi terpaksa ditemani penggemar-penggemarnya yang ingin nyanyi bareng dan foto bareng di panggung. Sstttt..Kepala Sekolah bu KD ternyata juga termasuk yang tidak bisa menahan diri untuk tidak naik panggungg. Heboohhhh banget…Tompi emang hebat !  Two tumbs up buat Haras yang sudah berhasil melobi Timpi untuk hadir…(walau tadi malam sempat Kita pikirin seandainya Tompi nggak jadi hadir..). Gue sendiri udah nggak bisa bangun…heheehe duduk di belakang sama mandole. Nggak bisa jauh dari dispenser…hehehee</p>
<p>Diselingi acara lelang standing bannner…acara kemudian ditutup dengan band Densus 89..Dadus dkk. Vocalisnya Sofyati betul betul mengingatkan masa kejayaan PAMSOS th 80an. Para pserta diajak untuk loncat-loncat, bernyanyi bersama mengawal lagu-lagu Gun’s Roses dan Bon Jovi…aahhh kereeeen. Pada lupa deh kalau umur udah pada nyaris 40 th. Naek panggunggg dan lonncaaaaatttt !</p>
<p>Sebetulnya masih ada acara pemilihan ketua angkatan 89…hmmm gue putusin untuk di cut. Peserta sudah menyusut banget. Dan suasana yang sudah diujung ..kayaknya sulit di turunkan kembali…semoga tidak bikin kecewa …</p>
<p>Jam 4 sore Sofyati…..menutup acara..membubarkan peserta, dan mengucapkan sampai ketemu di acara reuni selanjutnya…(entah kapannn..)</p>
<p>Selesai sudah Acara reuni yang menurut gue dasyat…Bubar sudah pasukan orange Polo kembali ke dunia masing-masing..kembali ke dunia nyata..kembali ke present time…</p>
<p>Terima kasih kepada Allah SWT, terima kasih kepada seluruh teman-teman yang mensupport acara.</p>
<p>Jakarta 20 Agustus 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=138&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/08/20/reuni-sma-6-yes-we-can/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/08/foto013.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">foto013</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yanto, Gue Akhirnya tahu maksud elo Bro</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/02/28/gue-tahu-maksud-elo-bro/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/02/28/gue-tahu-maksud-elo-bro/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 15:57:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Yanto…suer, gue baru tahu kalau nama lo Yanto Setianto…(emang kita gak pernah kenalan formal ya Bro…) Suer, gue juga baru tahu kalau elo kemaren ulang tahun, 1 hari sebelum elu meninggalkan kita-kita….Suer banget, gue masih nggak percaya kalau elu udah nggak ada diantara Kita… Gue masih aja mengeja nama elo…ya betul, Yanto Setianto, Lahir 24 &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2009/02/28/gue-tahu-maksud-elo-bro/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=109&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-154" title="P10000335" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/02/p10000335.jpg?w=300&#038;h=147" alt="P10000335" width="300" height="147" />Yanto…suer, gue baru tahu kalau nama lo Yanto Setianto…(emang kita gak pernah kenalan formal ya Bro…) Suer, gue juga baru tahu kalau elo kemaren ulang tahun, 1 hari sebelum elu meninggalkan kita-kita….Suer banget, gue masih nggak percaya kalau elu udah nggak ada diantara Kita… Gue masih aja mengeja nama elo…ya betul, Yanto Setianto, Lahir 24 Februari 1971 wafat 25 Februari 2009, betul ini Yanto, sahabat gue. terpatri jelas di Nisan pekuburan pangkalan jati… Gue masih nggak percaya…udah nggak ada lagi cengengesan gaya elo sambil ngerokok..atau cengar cengir iseng elo… gue tahu semua sahabat elo yang hadir pemakaman juga sama tidak percayanya seperti gue…<span id="more-109"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kita masih selalu becanda seperti biasa… Kita Juga kadang masih nyela elo To…. elo juga pasti tahu teman-teman elo hadir mengantar elo To.. Ada gue, Rudolf Dolop, Neil,Febri, Asrudi Abor, Rahmat Jabrix, Mandole, Bobby, Yoyo,…..semua masih takjub dengan kepergian elo bro…</p>
<p style="text-align:justify;">Diskusi Kamis siang sama mbak Ninil dan teman menjelang reuni SMA 6…bubar semua, gue sama sekali nggak konsen waktu Rahmat Jabrix ngasih kabar elo pergi… gue sama sekali nggak bisa perhatiin apa yang dibicarakan, gue nggak konsen… Beberapa teman lain juga titip salam lewat gue To.. mereka nggak bisa hadir mengantar elo, tapi mereka semua kehilangan elo …</p>
<p style="text-align:justify;">Aboorrrr…gue juga masih nggak habis pikir, kenapa gue lupa setelah elo kasih tahu Yanto dirawat di Setia Mitra… kenapa juga nomor HP gue error 3 minggu ini… kenapa juga elo dinas ke luar kota ya Bor… hmmm, emang semua sudah diatur, dan tidak bisa ditebak… salam sulitnya menebak elo To…kalau mo kerumah gue.. tiba-tiba ada nyelonong…nggak lihat jam…duduk angkat kaki… dan Kita bisa ngobrol, ngopi, dan makan nasi goreng sampek dini hari…</p>
<p style="text-align:justify;">Nggak ada habisnya kalau kita ngobrol ya To… ngobrolin pengalaman elo yang sekolah malam di SMA 6 ( heheheh, jam sekolah di malam hari elo kalau dihitung pasti lebih panjang di banding sekolah pagi…) Ngobrolin kegagahan dan nyali elo yang kagak keukur…apalagi kalau ketemu anak 70….hehehehe.. atau ngobrolin guru yang elo hajar..gokil emang lo To.. atau ngobrolin temen2 kita yang lucu-lucu banget…(padahal elo juga lucu banget Bro…) Ngobrolin tingkah polah kita kalau naek gunung salak…tingkah polah tim kita…inget nggak lo…namanya Napalmdeath Metal…hehehehe, yang kalau naek gunung lebih banyak istirahatnya dibanding jalannya….tapi bahagianya kita melebihi pendaki manapun..hehehe, trus kita foto-foto pake baju item2 gambar tengkorak….di 1680dpl Itu kenapa terus malemnya kita disamperin hantu senter gunung salak…</p>
<p style="text-align:justify;">atau waktu kita ke gunung semeru To…inget nggak elu gue paksa ikut, dan elu emang akhirnya ikut (padahal gue baru tahu elu baru kena tipes seminggu sebelumnya). dan akhirnya kita terjebak di semeru krn elu gak kuat jalan…. seru ya To….minggu depannya elo masuk rumah sakit lagi… sorry untuk itu semua To…</p>
<p style="text-align:justify;">To…elu inget nggak kapan Kita kenal pertama…gue inget.. di halte mayestik.. elo nongkrong sama anak2 SMP 29 di depan kios sablon, gue nongkrong di halte sama anak2 SMP 19… kita saling menghormati waktu ya To…hehehehe Banyak banget cerita tentang elo yang ada di gue bro…</p>
<p style="text-align:justify;">Gue bahagia lihat akhir dari petualangan elo bro… elo yang akhir-akhir ini selalu cerita “siap untuk pergi” ” siap untuk perang” siap untuk berpetualang”… ternyata kamis siang ini gue tahu maksud elo Bro.. Met jalan friend…! Inget tuh pesen Ableh…</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Indra Jabrix’89</p>
<p style="text-align:justify;">Oh ya Yanto sampai dengan akhir hidupnya belum menikah, waktu SMA rumahnya di Kampung Utan/rempoa, kemudian pindah ke DDN jauh setelah lulus SMA…Oh ya Yanto lulus SMA di SMA BPI Bandung….</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=109&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/02/28/gue-tahu-maksud-elo-bro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/02/p10000335.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P10000335</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harta Karun Musim Hujan</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/13/harta-karun-musim-hujan/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/13/harta-karun-musim-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 03:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta mulai sering diguyur hujan. intensitasnya mulai meningkat kalau hujan sudah mulai turun di pagi hari. Tanda-tanda musim hujan mulai berada dipuncak. Tanda bahaya buat daerah-daerah rawan banjir. Pagi ini, pagi-pagi sekali, hujan sudah turun. Burung-burung yang biasa berkicai dipohon mangga (nya tetangga) hari ini libur. Gue perhatikan sih mereka tetap ada, tapi tidak bersuara &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/13/harta-karun-musim-hujan/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=103&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/01/210menyebalkan-saat-hujan-ng.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-171" title="210menyebalkan-saat-hujan-(-ng" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/01/210menyebalkan-saat-hujan-ng.jpg?w=150&#038;h=95" alt="" width="150" height="95" /></a>Jakarta mulai sering diguyur hujan. intensitasnya mulai meningkat kalau hujan sudah mulai turun di pagi hari. Tanda-tanda musim hujan mulai berada dipuncak. Tanda bahaya buat daerah-daerah rawan banjir. Pagi ini, pagi-pagi sekali, hujan sudah turun. Burung-burung yang biasa berkicai dipohon mangga (nya tetangga) hari ini libur.</p>
<p style="text-align:justify;">Gue perhatikan sih mereka tetap ada, tapi tidak bersuara sama sekali. Hujan membuat mereka berhenti berkicau.Kesihan anak gue yang biasanya menikmati kicau burung, hari ini harus libur juga. Semua gelisah kalau hujan. Alya males mandi karena dingin. Berangkat sekolah juga harus gedebak gedebuk mencari jaket hujan yang nggak tahu ada dimana. Mamahnya juga harus bawa mobil dan buru buru supaya tidak macet dan dapet parkir di stasiun. Yasmin juga kudu teriak manggil, gue ngebut lewat depan rumahnya. Lupa kalau biasanya Yasmin(tetangga) numpang.<span id="more-103"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau hujan begini mobil dan motor bisa antar sekolah sampai dengan teras sekolah. Memangnya sih kesihan anak-anak yang harus kehujanan kalau berhenti di parkiran. Hampir semua anak-anak Al Syukro pakai jas hujan atau minimal pakai sweter. Keren juga, kayak di eropa atau kayak di pilem-pilem.</p>
<p style="text-align:justify;">Gue sebetulnya adalah penikmat hujan. Gue termasuk seneng melihat air hujan. so buat gue, naik motor hujan-hujanan adalah kenikmatan tersendiri. Pakai raincoat dan pakai sendal, ngenggggggg…asik nya. Sesekali lewat jalan yang tergenang banjir, hmmm sedikit membasahi sendal. Sering juga lho gue pulang naik motor kehujanan, dan otomatis gue nyanyi sendiri. dan biasanya yang muncul lagu…i walk in rain by your side….i cling to the warm of your hand…i love u more than anybody can….dari John Denver.</p>
<p style="text-align:justify;">Hujan juga mengingatkan gue selagi naek gunung. Berjalan berselimut ponco. Asiknya jalan dibawah hujan. Hujan harus Kita sayang. jangan biarkan air hujan hilang begitu saja menghilang dibawah selokan. Tampung air hujan di tanah. Biarkan dia menyerap di tanah. dan menjadi harta karun terbesar buat Kita semua.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=103&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/13/harta-karun-musim-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/01/210menyebalkan-saat-hujan-ng.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">210menyebalkan-saat-hujan-(-ng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pasar Ciputat, Makin Lancar atau Makin Macet?</title>
		<link>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/12/pasar-ciputat-tahun-2009/</link>
		<comments>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/12/pasar-ciputat-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 04:19:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrajabrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Jabrix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrajabrix.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini Jakarta ditaburi rintik rintik hujan.Langit gelap, mendung pekat.Gue terobos macetnya Ciputat dengan Supra X kesayangan. “hmm tahun 2009 nggak ada yang beda dengan ciputat!” gue cuma mengeluh dalam hati. Semoga aja nanti caleg yang gue pilih bisa ngatasin masalah macet dan ruwetnya pasar ciputat. Gue harus memastikan dan mempertanggungjawbakan pilihan di Pemilu 2009. &#8230;<p><a href="http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/12/pasar-ciputat-tahun-2009/" class="more-link">Baca Selengkapnya</a></p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=99&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/01/2009_03_23_12_54_49_z-ciputat-macetb-santo.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-174" title="2009_03_23_12_54_49_z-ciputat-macetB-santo" src="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/01/2009_03_23_12_54_49_z-ciputat-macetb-santo.jpg?w=150&#038;h=95" alt="" width="150" height="95" /></a>Pagi ini Jakarta ditaburi rintik rintik hujan.Langit gelap, mendung pekat.Gue terobos macetnya Ciputat dengan Supra X kesayangan. “hmm tahun 2009 nggak ada yang beda dengan ciputat!” gue cuma mengeluh dalam hati. Semoga aja nanti caleg yang gue pilih bisa ngatasin masalah macet dan ruwetnya pasar ciputat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Gue harus memastikan dan mempertanggungjawbakan pilihan di Pemilu 2009. Golput bukan pilihan gue. Pengennya sih, gue coba mengenal siapa aja caleg yang berada di dapil Ciputat. Beberapa gue sudah kenal, walau belum tahu programnya.<span id="more-99"></span> Walau belum menuntaskan masalah, sebetulnya fly over sudan membuat lumayan situasi dan konndisi. Minimal diatas fly over sudah tidak macet (kalau naiknya dan turunnya sih tetteeeepp..macet !).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Juga arus dari arah Jombang, tetep aja parah. Angkot tetep ngantri dan ngetem nunggu penumpang sembarangan. Ojek tetep ngetem di pinggir jalan (bikin sempit jalan). dan pedagang kaki lima tetep aja makan setengah lebar jalan. jadi ya..gitu deh, Ciputat tetap macet di tahun 2009. Ayo, siapa caleg yang bisa menuntaskan keruwetan pasar ciputat? yang bisa menyeimbangkan kepentingan semua pihak, dan tidak cuma bisa gusur sesaat (palign 2 hari udah balik lagi).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indrajabrix.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indrajabrix.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indrajabrix.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indrajabrix.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indrajabrix.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indrajabrix.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indrajabrix.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indrajabrix.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indrajabrix.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indrajabrix.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indrajabrix.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indrajabrix.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indrajabrix.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indrajabrix.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indrajabrix.wordpress.com&amp;blog=2395004&amp;post=99&amp;subd=indrajabrix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrajabrix.wordpress.com/2009/01/12/pasar-ciputat-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc5352b683198f9d8e06c4dad5d532b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indrajabrix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indrajabrix.files.wordpress.com/2009/01/2009_03_23_12_54_49_z-ciputat-macetb-santo.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">2009_03_23_12_54_49_z-ciputat-macetB-santo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
